Minggu, 31 Desember 2017

Ujian Pertama di Universitas Terbuka

Assalamu'alaikum, 반가워!

Setiap nulis cerpen, minimal satu paragraf awal kutulis dengan apapun yang abstrak. Kadang juga puitis. Mungkin pembaca tidak mengerti bagian abstrak itu, tak apa aku yakin seseorang yang sama abstraknya denganku akan mengerti. Pasti.

Dengan segala keabsatrakan dalam hidupku, rasanya seru juga. Semuanya seperti tebak-tebakan. Penuh kejutan. Dengan begitu aku juga memilih kuliah di tempat dan waktu yang bagi orang bukan 'abstrak' akan dinilai abstrak. Wah tulisanku benar-benar abstrak, kan?

Bulan Juli lalu, aku memutuskan untuk mendaftar kuliah di Universitas Terbuka yang sempat tertunda satu tahun sejak aku lulus SMK. Aku mengambil program studi Statistika.

Semester awal ini, aku meregistrasikan tujuh mata kuliah dengan jumlah 21 sks. Aku gak akan cerita biaya di sini, tapi bagaimana ujian pertamaku di UT.

🐼


Ujian? Gak? Ujian? Gak?
Suatu hari aku memutuskan untuk berhenti kuliah, aku tidak mampu. Bukan sulitnya pelajaran, meski tentu saja memang sulit. Ada banyak hal yang menghentikan langkah yang sudah kususun jauh-jauh hari sebelumnya.

Dua hari sebelum ujian.
Aku berada di Kebumen sudah dari beberapa minggu yang lalu. Untuk suatu hal. Mamake sekali lagi bertanya tentang ujian. Benar tak ikut? Aku berpikir ulang, sayang juga kalau tidak ikut. Akhirnya aku memutuskan ikut saja. Benar-benar ikut saja. Saja!

Ternyata tak semudah itu, mengikuti ujian di kota atau cabang UT yang lain aku diharuskan mengurus surat menumpang ujian. Dan dua hari sebelum ujian terlalu mendadak. Bila masih bisa diusahakan maka aku bisa ikut ujian, bila tidak, tentu aku tidak lulus di semester ini, harus mengulang lagi. Tapi dipertengahan memang niatnya mau berhenti, kan?

Yang sekarang kenapa terasa gelisah. Ada dorongan kuat untuk ujian dengan serius. Serius di sini tentunya tanpa persiapan apapun. Aku masih menjadi pribadi yang abstrak.

Syukurlah pengurus ujian UT cabang Kebumen berbaik hati benar-benar mengurus kepindahan ujianku.
🐼

Teman-teman satu prodi Statistika di grup Whatsapp ramai membahas nilai ujian yang beberapa sudah terlihat. Ada yang nilainya bagus dan sebaliknya, bagaimana aku? Aku masih tidak tahu apapun. Akun SIA (Sistem Informasi Akademik) ku eror, aku belum bisa melihat nilaiku. Takdir kah?

Tahun depan mungkin akun SIA ku baru akan normal, nilai akan terlihat. Sabar Ica, kamu pasti akan mendapatkan kejutan!

🐼
Wassalamu'alaikum, 안녕~♥ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar